Aku menunggumu, dari sisi gelap di lorong yang sempit ini. Dimana sinar mentari tampak enggan untuk menelusup jemarinya ke dalam ruangan yang pengap ini. Tak ada udara yang bergerak, hanya hembusan keengganan.
Aku menunggumu, di tempat pengap yang telah lama kau tinggalkan. Tempat dimana kau berjanji untuk datang kembali, tak peduli duri menghadang. Aku menunggumu, karena aku [...]
Aku (menunggumu)
November 19th, 2007