Saya tidak pernah berpikir untuk menganalogikan sebuah hubungan dengan sebuah rumah. Teman saya melakukannya. Sebuah hubungan ibarat sebuah rumah, memiliki banyak ruang dan sekat di dalamnya.
Bagian depan rumah ibarat tahap awal dari sebuah hubungan. Terjadi proses pengenalan, dan banyak keterbatasan yang membuat seseorang hanya tertahan di bagian depan saja. Pada tahapan ini adalah proses yang [...]
Ruang
September 25th, 2006
Waktu Untuk Sendiri
September 5th, 2006
Dari dulu saya selalu menekankan baik terhadap diri sendiri, maupun beberapa teman dekat, bahwa Tuhan memberikan kita 2 buah telinga, agar kita lebih banyak mendengar daripada berbicara. Beberapa setuju, walaupun tak sedikit yang membantahnya. Saya tidak memaksakan, semua bisa memberikan reaksi terhadap hal itu.
Mungkin karena alasan itu, saya lebih suka mendengarkan. Tidak mudah memang, karena [...]