Pages under: Stories

Emak tidak menangis

March 29th, 2006

Aku tidak pernah mengerti apakah Emak akan menangis hari itu. Ketika tangis membuncah, mengisi pagi itu, pagi yang sebenarnya cerah, saat jenazah Bapak diperlihatkan untuk terakhir kalinya. Bapak tersenyum, tapi matanya tidak membuka.Tadi malam aku masih melihat Bapak, tapi sudah tidak lagi berbicara. Aku yakin Bapak mau berbicara, tetapi keadaan tidak menghendaki.
Emak ternyata tidak [...]

buat teman – teman

March 28th, 2006

Terima kasih atas ucapan dan doanya.Semoga kebahagiaan selalu dilimpahkan kepada kita semua.

Ijinkan aku ..

March 24th, 2006

Ijinkan aku memaknai setiap hela nafas yang masih Kau beri. Memberinya segala arti, kepada kehidupan.
Ijinkan aku berserah atas segala keputusan. Menghadapinya dengan penuh kelapangan.
Ijinkan aku ….Menyiratkan senyum hangat, memperkuat benteng diri, dan tetap meneguhkan hati, bahwa hidup adalah untuk berbagi.
( sebuah refleksi saat Tuhan masih memberiku kesempatan untuk menghirup udara-Nya )

Aku (harus) melepasnya

March 9th, 2006

Mulai saat ini, biarkan angan kita tak lagi bersama. Bukannya aku tak ingin, atau kau tak ingin, tapi itu tak mungkin. Betapa dahulu kita menatap masa depan dengan penuh keyakinan, dengan hanya memandang jalan layaknya sebuah garis lurus, tanpa aral tanpa duri. Kita tidak naif, hanya berusaha memupuk keyakinan dengan mencari bahagia di ujung jalan [...]

Suara hati

March 6th, 2006

Hari masih hujan. Duduk sebentar di sini, di sampingku, seperti yang biasa kamu lakukan. Aku tahu, kita sedang dalam kondisi yang kurang tepat untuk berbicara. Di kepala kita berkecamuk perasaan yang tak menentu. Marah, sedih, bingung, tak tahu harus berbuat apa. Kita memang lebih baik diam, tak berkata apapun, mencoba mencari tahu arti dan makna [...]