Aku dan senjaku, adalah sebuah keterkaitan antara panggung besar dan pemain di dalamnya. Yang melakoni dengan segala bentuk kesadaran, atau dengan segala bentuk keterpaksaan. Senja adalah panggung besarku, panggung besar hidupku. Dan aku adalah pemain itu.
Aku tertegun di ujung senja, saat harapku tertahan dalam sebuah kenyataan. Berhenti. Dan tak melangkah lagi.Harapku dan kenyataan, bagai dua [...]
Aku meninggalkan senja
January 12th, 2006
Ijinkan aku menatap selaksa sinarmu di malam hari
January 2nd, 2006
Dunia ku menjadi sempit. Terkotak dalam sebuah ruangan yang hanya memiliki luas tak lebih dari 8 meter persegi. Aku terduduk dan tersudut, kemudian meregangkan badan di alas yang masih sama seperti seminggu yang lalu. Berwarna cerah tapi tidak mencerahkan hari dan hati ku.
‘Aku menyayangi kamu ‘ lirih ku‘Kamu bukan menyayangi aku, tetapi menyayangi diri kamu [...]